Sabtu, 28 Agustus 2021

BALI DI MASA PANDEMI

Suasana Bali saat pandemi Covid-19 terasa sangat-sangat berbeda dengan suasana Bali sebelumnya. Pada pertengahan bulan Juni 2021, Aku sekeluarga terbang ke Bali buat nemenin ayah Work From Bali. Sebelum berangkat kita harus swab antigen PCR terlebih dulu dan di pesawat juga sudah diatur sedemikian rupa sehingga antar penumpang berjarak satu tempat duduk. Keluar masuk pesawat juga diatur agar tidak terjadi tumpukan penumpang dipintu masuk pesawat. 

Aku kaget sesampainya di Bali, suasananya sangat sepi. Sepanjang jalan menuju ke villa, toko-toko, rumah makan, hotel, pura-pura pada tutup. Kata pak drivernya, selama pandemi tidak ada touris dan wisatawan lokal yang berkunjung ke Bali jadi suasana di Bali memang sangat sepi.

Sesampainya di villa di daerah Seminyak...kami sekeluarga bersih-bersih badan dulu dan kemudian ganti baju terus melanjutkan perjalanan ke Ubud. Di Ubud, aku dan keluarga berkunjung ke Terrace River Pool Swing, tempat wisata itu banyak sekali spot-spot swafoto dan tersedia macam-macam minuman kopi kesukaan ayahku.. Setelah puas berfoto-foto, aku pergi makan siang sambil melihat pemandangan danau & gunung batur di perbukitan di Kintamani. Hem...pemandangannya indah banget...dari restoran kita bisa melihat pemadangan danau batur dan perbukitan yang indah dan hijau... lanjut ke Desa Wisata Panglipuran. Di setiap tempat, pengunjung tidak terlalu ramai...jadi memang protokol kesehatan sangat-sangat bisa dijalankan. Selain itu, setiap pengunjung harus di cek suhunya terlebih dahulu.

Pada hari kedua, sorenya aku baru pergi ke Pantai Kuta buat melihat senja...Di Pantai Kuta, suasananya agak sedikti rame dibanding kan daerah Ubud dan Kintamani...Tapi pengunjung lagi-lagi tetap harus mengikuti protokol kesehatan yaitu memakai masker, dan menjaga jarak satu dengan yang lain.

Hari ketiganya, Aku dan keluarga pergi ke Tanah Lot, dan disana juga sangat sepi. Toko-toko souvenir pada tutup...kasihan lihatnya...Setelah lama bermain air di Tanah Lot, aku dan keluarga mampir ke toko oleh-oleh....

Pada hari keempat, sebelum pulang sore harinya. Keluargaku menyempatkan pergi ke Monumen Bajra Sandhi, yang di dalamnya terdapat sejarah-sejarah Bali. Kemudian ke Pantai Sanur buat makan siang di Restoran Mak Beng yang sangat terkenal dengan olahan sup ikannya di Sanur. Setelah itu, aku melanjutkan perjalanan ke Patung Garuda Wisnu Kencana (GWK), tetapi disana aku tidak bisa masuk karena kawasannya di tutup, jadi hanya boleh lihat patung GWK dari kejauhan saja....tapi tidak apa-apa sih..yang penting udah pernah lihat...hi.hii... Selanjutnya aku dan keluarga pergi ke Pantai Pandawa. Waw.... pemandangan sangat bagus... Setelah perjalanan panjang...sore harinya, aku dan keluarga terbang kembali ke Semarang. Perjalanan ini tidak untuk ditiru ya....cuman sekedar sharing-sharing aja....karena pandemi Covid-19 masih ada. Kalaupun mau pergi-pergi harus mematuhi protokol kesehatan yang ketat....

Walaupun liburan kali ini cukup singkat tetapi tetap saja ini liburan yang menyenangkan dan mengesankan. Semoga pandemi ini segera berlalu...dan Bali segera bangkit seperti sedia kala...

Kurang lebihnya seperti itu pengalaman saya selama berlibur di Bali saat pademi. Terima kasih yang sudah membaca, sampai jumpa di lain waktu...


2 komentar:

PERJALANAN MUDIKKU

       Hari Raya Idul Fitri 1443 H, aku beserta keluargaku mudik ke kampung ayahku di Purwokerto d ua hari sebelumnya.  Kami  pergi ke  Purw...